Terima kasih ALLAH yang masih memberi untuk ku bernafas hingga ke tahun 2017 ini. Mudah-mudahan sahabat blogger yang singgah di sini juga sihat dan bahagia di tahuan ini.. Terima kasih sudi singgah ya..
*****************************************************************
catatan ini adalah catatan pengalaman di PPUM @ dikwan

sakiiitttnyaaa
aduiiiiii huihhhhhhhuuuhhh
pedihhh
ucuuuu sakittt
kenapa tak potong je tulang niiiii
rasa mcam di siat-siat tulang belakang niii
Ya ALLLAHHH
ke kiri salah
ke kanan juga salah
YA ALLAH nak
berat sekali ujianmu
terlalu sukar ku mengerti
Namun
air mata menyeka di kelopak matamu
menahan pedih yang teramat
Keseorangan menanggung keperitan
tanpa tok yang menyabarkan
menangislah nak
merintislah
lemparkan rasa keperitanmu
mungkin
tangisan itu bisa meredakan deritamu
airmata menghanyutkan kenyiluan
juga ubat menembusi lukamu
rawatlah dia
agar deritanya tak panjang
lenanya menjadi nyenyak
nangisnya bertukar senyum
Maafkan ucu dikwan, Hakikatnya ucu tak setabah kamu menghadapi ujian seperti ini. Ucu menangis sebak meyaksikan penderitaanmu di malam itu..hanya ku mampu membacakan beberapa ayat syifa dengan bergantung harap hanya ALLAH bisa cabut kesakitannya itu .
Terima kasih para jururawat yang bertugas yang telah memberikan layanan baik buatnya. Ubat menjadi senjata terbaik bagi merawat kesakitannya....Hanya ubat bisa menidurkannya dan membuatkan dia berehat seketika . Tidurlah duhai anak...muga mimpimu menjadi panjang dan esok boleh cerita dan ceria lagi...............
.4 jan 2017
No comments:
Post a Comment