Adakalanya kita perlu menjadi lilin, membakar diri untuk menerangi.
Adakalanya kita perlu menjadi pohon, untuk menjadi tempat berteduh bagi yang perlu.
Adakalanya kita perlu menjadi tisu, dikoyak rapuh namun teguh menyapu air mata yang mengalir.
Dan setiap masa kita adalah Hamba.
Hamba yang bermusafir di dunia yang fana, tanpa mengetahui bilakah bakal dijemput olehNya.
In sha ALLAH.
Sama-sama kita muhasabah.
Kematian itu datang dengan tiba-tiba. Ia tidak peduli kita bersedia atau tidak.
Namun sering kita terlupa. Bukan lupa terhadap datangnya kematian, tapi lupa mempersiapkan bekal kematian itu sendiri. Kematian adalah sebuah pintu yang apabila telah dibuka dan tertutup kembali ia tidak akan pernah terbuka lagi selamanya.
Sedangkan jalan setelah kematian sangat panjang dan mengerikan bagi orang yang tidak punya bekal!!
Renungkan.

No comments:
Post a Comment