Saya datang ye
sebuah catatan perjalanan yang menemukan kita pada satu NOKTHAH. Muga perjalananku direstui...
Wednesday, November 1, 2023
Thursday, October 19, 2023
Aqsa kami datang
Mereka hilang segalanya
Mereka menunggu giliran syahid
Haruman syurga menanti
Mereka perlukan bantuan dan doa
Kitalah saudara seiman
Tulus doa ikhlas
Sumbangan amat diperlukan
Palestine akan terus menangis
Darah akan terus mengalir
Menyubur intifazoh
Syahid jalan pulang
Semangat cinta Palestine
Kami laungkan
Bantuan kami luaskan
Palestine you will be free
Love Palestine
27/10/2023
Wednesday, October 18, 2023
Bukan tak rindu
Kehilangan sekelip mata pasti mengundang rindu.
Rindu yang tiada kesudahannya
Cuma berbekal ketabahan
Rela dan pasrah
Inilah hukum alam
Hidup mesti melepaskan
dunia ini hanya pinjaman
Usah riak dan takbur
Kelak kita kan pulang
Wallahu aklam
Merdeka
Mendidik generasi
Kenali merdeka
Bukan pada warna
Bukan pada rasa
Tapi pada jiwa yang bahagia
Merdeka kan diri
Dari hasutan syaitan
Dari kemalasan
Dari minda yang masih dijajah
Kita sudah merdeka
Jabal rahmah
Jangan tinggal daku
Bersaksilah
Telah ku jejaki
Telah ku daki
Bawalah daku lagi
Dalam haji
Sebelum daku dijemput pulang ke negara azali
Monday, September 18, 2023
Di usia emas...
```"ALLAH tidak lagi memberi alasan bagi siapa yang telah dipanjangkan umurnya hingga 60-70 tahun".
(Hadith Riwayat Bukhari)
AL -Khattabi berkata : "Maknanya, orang yang Allah panjangkan umurnya hingga 60-70 tahun tidak diterima lagi keuzuran atau alasan, karena usia itu merupakan yang dekat dengan kematian...
Maka inilah kesempatan untuk memperbanyak taubat, beribadah dengan khusyuk, dan bersiap2 bertemu Allah." (Tafsir al-Qurthubi)
Fudhail bin Iyadh berkata kepada seseorang yang telah mencapai umur itu.
NASIHAT FUDHAIL kepadanya : "Berarti sudah 60-70 tahun kamu berjalan menuju Tuhanmu, sekarang hampir sampai... Lakukan yang terbaik pada sisa usia senja-mu, lalu akan diampuni dosa2mu yang lalu. Tapi jika engkau masih berbuat dosa di usia senjamu, kamu pasti dihukum akibat dosa masa lalu dan masa kini sekaligus..!"
Maka para alim ulama memberi nasihat cara menjalani umur yang sudah mencapai 60-70 tahun ;
1. Jangan berlebihan berhias, bersolek, dan berpakaian.
2. Jangan berlebihan makan, minum, dan berbelanja barang yang kurang diperlukan untuk mengerjakan amal saleh
3. Jangan berkawan dengan orang yang tidak menambah iman, ilmu, dan amal.
4. Jangan gelisah, berkeluh kesah dan kesal dengan kehidupan sehari-hari. Selalu penuhi diri dengan rasa hidup banyak bersabar dan bersyukur
5. Perbanyak doa mengharap keredha-an Allah agar Husnul Khatimah dan dijauhkan dari Su'ul Khatimah.
6. Tambahkan ilmu agama, perbanyak mengingat kematian, dan bersiap menghadapinya.
7. Siapkan wasiat dan lakukan pembahagian harta.
8. Kerapkan menjalin silaturrahim dan merapatkan hubungan yang renggang sebelumnya.
9. Minta maaf dan berbuat baik terhadap pihak yang pernah dizalimi.
10. Tingkatkan amal soleh terutama amal jariah yang dapat terus memberi pahala dan syafa'at setelah kita mati.
11. Maafkan kesalahan orang kepada kita walau seberat apapun kesalahan itu.
12. Bereskan segala hutang yang ada dan jangan buat hutang baru walaupun untuk menolong orang lain.
13. Berhentilah dari semua maksiat !
mata, berhentilah memandang yang tidak halal bagimu
tangan, berhentilah dari meraih yang bukan hak mu
mulut, berhentilah berbicara yang tidak baik dan yang tidak halal bagimu, berhentilah dari ghibah, fitnah, dan berhentilah menyakiti hati orang lain
telinga, berhentilah mendengar hal2 haram dan tak bermanfaat
14. Berbaik sangka lah kepada Allah atas segala sesuatu yang terjadi dan menimpa
15. Penuhi terus hati dan lisan kita dengan istighfar & taubat untuk diri sendiri, orang tua, dan semua orang beriman, di setiap saat, waktu dan keadaan
Semoga bermanfaat bagi kita semua, walaupun anda belum mencapai usia 60 tahun
WA-ALLAAHU A'LAM BISSHOWAAB
Baaraka-Allaahu fiikum_
.
Sunday, September 10, 2023
Andai ku pergi dulu..
#Muhasabah
Telah wafat beberapa minggu yg lalu seorang penulis wanita dari Kuwait Nadiah al Jar rahimahallah ...
Menjelang wafatnya ia menulis makalah ini di dalam buku hariannya :
_"Bila kematianku tiba aku tidak khawatir dan cemas tentang jasadku yang kaku ...
_Kaum muslimin pastilah akan menunaikan apa2 yang sudah seharusnya mereka kerjakan ... Melepaskan seluruh pakaianku .. memandikanku.._ _mengkafaniku .. mengeluarkanku dari rumahku .. membawaku ke rumahku yang baru ( *kuburku* ) .. _orang banyak akan datang menghantarku kesana .. diantara mereka bahkan ada yang menunda / membatalkan pekerjaan demi pemakamanku ini .._
_Seluruh milikku tidak ada satupun yang aku bawa .. kunci2 ku .. kitab2 ku .. tas2 ku .. sepatu2 ku .. baju2 ku .. dan semua yang lainnya... bila keluargaku sepakat mereka akan menyedekahkannya agar bermanfaat bagiku.._
Yakinlah ... dunia tidak akan bersedih karena kematianku .. alam semesta tetap akan berputar seperti biasanya .. perekonomian akan berlanjut .. pekerjaanku akan digantikan orang lain .. harta bendaku akan menjadi warisan sedangkan di alam kubur semua menjadi perhitungan dan tanggung jawabku..yang banyak ataupun sedikit.. bahkan yang kecil yang tak berharga sekalipun..._
_Hal pertama yang akan hilang seketika aku mati adalah nama yang dengannya aku dipanggil di dunia ini.. seketika aku mati mereka memanggilku dengan sebutan *jasad*... waktu shalat mereka menyebutku *jenazah*. ketika menguburku mereka menyebutku *mayyit.*.. jelas sekali kala itu... bahwa nasabku .. sukuku ... status sosialku dan keturunanku tidak berarti apa2.... sama sekali tidak layak diagung2 kan ..._
_*Alangkah kecil nya dunia ini dan alangkah bodohnya kita yang selama ini menganggapnya penting / besar...*_
_*Untuk kalian yang masih hidup...*_
Kesedihan kalian atasku dapat dibagi 3 golongan...
*1.orang2 yang hanya mengenalku biasa2 saja akan mengasihaniku sesaat...*
*2.teman2 akrab akan bersedih dan merasa kehilangan selama beberapa minggu.. setelahnya mereka akan kembali pada kehidupannya semula...*
*3.keluarga / ahlul bait...akan bersedih berbulan2... mungkin setahun... setelahnya aku pun akan tinggal sebagai kenangan....*
*Berakhirlah kisahku diantara manusia.... bermulalah kisah hidup ku dialam akhirat... telah hilang dariku kecantikanku.... hartaku.... keluargaku.... semuanya... inilah hidup yang sesungguhnya...*
_*"Apakah yang sudah engkau persiapkan sebagai bekal akhiratmu hari ini ?? Jika masih hidup perhatikan lah... amalan2 wajib mu...sunnah2 mu...sadaqahmu....amal shalih....mudah2 an diakhirat engkau selamat...."*_
*Bila engkau membantuku menyampaikan pesan2 ku ini sebagai pengingat sesama manusia...*
*Insya Alloh akan engkau temukan pahala di dalam timbangan amalmu kelak di akhirat.....*karena ini termasuk da'wah...
*Aamiiin Yaa Rabbal'alamin
Sumber: Cnp
Thursday, September 7, 2023
Sekali terluka
Perempuan ni lembut tapi bila sampai satu tahap dia terluka dia akan menjadi orang yang cukup keras. Hatinya akan menjadi sekeras kerikil, tidak lagi fikir apa yang akan jadi pada orang pernah sakiti hatinya. Dia akan buang orang itu jauh-jauh dari hati dan hidupnya. Pada satu tahap yang dia sudah tidak mahu mengingati apa yang telah berlaku, jangan pujuk hatinya kerana itu adalah jalan sia-sia. Bukan tak redha dengan apa yang berlaku tapi dah penat untuk berfikir dan terus berfikir jalan penyelesaiannya.
Mungkin dia sudah memaafkan namun untuk dia kembali semula seperti dahulu kala adalah amat mustahil. Jadi biarkan dia... kerana hatinya sudah cukup terluka sehinggakan dia sudah tidak punya hati untuk berlembut lagi. Jangan di ingat perempuan yang nampak tidak kisah, simple, "humble", kasar dan sempoi itu tidak punya hati. Bila sampai satu saat bila hatinya disakiti dia adalah orang yang paling sensitif dan kejam dalam melupakan seseorang dalam hidupnya.
Benar mungkin orang itu pernah bertahta dihatinya namun bila sudah banyak kelukaan diciptakan untuknya tiada jalan lagi untuk orang lain pujuk hatinya. Baginya semuanya sudah selesai dengan sempurna jadi tidak perlu diungkit dan disingkap ianya akan melukakan hati yang sudah sedia terluka. Melangkah dengan hati yang keras dan kental tanpa berfikir kebelakang dan tidak pernah untuk mengingati semula kelukaan yang pernah dialami. Bila dia sudah berada di tahap ini dia akan menjadi sekeras-kerasnya manusia. Sukar untuk dilembutkan lagi. Saat ini bukan dia tidak memaafkan tetapi dia sudah tidak mahu mengingati apa yang berlaku. Biarkanlah dia pujuk hatinya sendiri.
Terimakasih.
Sumber:Rohana Saad
Wednesday, September 6, 2023
11 tahun tanpa mak
132 bulan
48,180 hari
Kita terpisah
Terputus hubungan
Segalanya sepi
Mak
Maafkan anak anakmu
Kami Merinduimu
Kami mendoakanmu
Al fatihah
6.9.2012-6.9.2023
Friday, September 1, 2023
Cerita lama
Cerita lama
Pada suatu hari
1.9.2018
Lima tahun telah berlalu
Hari ini 1.9.2023
Putrajaya Floria menjadi saksi
Satu kebetulan atau suratan
Subscribe to:
Posts (Atom)









