Mengingat apa yang telah di perbuat dan perihal melupakan sesungguhnya ianya teramat sulit. Moga hati kita seluas samudera untuk memaafkan.
Ada beberapa kejadian masih berputar dalam ingatan yang terpaksa kita bergelut mengendalikan agar kita tidak membenci manusia.
Mereka kata kita pendendam sebab belum memaafkan. Bukan kita tidak tahu besarnya kebaikan memaafkan tapi mereka juga tidak tahu sesakit apa luka yang kita rasa. Tak perlu paksa kita untuk cepat memaafkan sebab mereka tidak tahu sedahsyat mana kita dah sengsara. Kita tak dendam cuma masih perlu ruang dan waktu sebab kebaikan perlu ruang dan waktu untuk mewujudkan kemaafan. Sedangkan memaafkan diri sendiri pun susah inikan pula memaafkan orang lain.
Kita sedang berusaha namun perlu masa untuk sembuh. Memang perkara dah lepas, tapi ingatan pada luka tu belum padam. Bercakap maaf memang senang, padahal sebelum kita jadi macam ni mereka tak tahu apa yang kita terpaksa tahan dan lalui. Terlalu perit dan sakit, kadang-kadang waktu tidak dapat menyembuhkan. Belum dapat ikhlas memaafkan sebab parut luka susah nak hilang. Kita mampu menghapus airmata di pipi tapi kita tak mampu menghapus sakit di hati.
Hanya yang pernah lalui sahaja memahami perit makna luka dan calar bahkan pedihnya kisah semalam untuk melupakan. Berikan ruang waktu, masa kan berlalu dan pasti berlalu..
Sumber :Tulisan seseorang
No comments:
Post a Comment