Monday, October 19, 2015

cukuplaa..

Jerubu
kelam
kabur

Apa tindakmu
luaskan mata
fokus 
namun masih hampa
lensa sudah tak berupaya
menerobos di balik sengsara
aroma asap menyesak nafas
pedih mata menikam jiwa

Mentari engan menyapa lagi
Hujan entah ke mana pergi 
Duhai angin bawalah lari
suburkan bumi 
maafi kami 

 YA ALLAH 
Maafkan kami 
Maafkan kami
Maafkan kami